Arsip

Archive for Mei, 2012

Allah Azza wa Jalla berseru kepada hamba-Nya…!?

Allah Azza wa Jalla berseru kepada hamba-Nya…

Wahai hamba !
Engkau tidak memiliki sesuatu apapun
kecuali yang Aku kehendaki untuk menjadi milikmu.
Tidak juga engkau memiliki jiwamu, karena Akulah Penciptanya
Tidak pula engkau memilik jasadmu, karena Akulah yang Membentuknya
Hanya dengan pertolonganKu engkau dapat berdiri
dan hanya dengan kalimatKu engkau datang ke dunia ini.

Wahai hamba !
Katakanlah tiada Tuhan melainkan Allah
Kemudian tegak berdiri di jalan yang benar
Maka tiada tuhan melainkan Aku
Dan tiada pula wujud sebenarnya kecuali untukKu
Dan segala sesuatu yang selain daripadaKu
Adalah buatan tanganKu dari tiupan RuhKu Baca selanjutnya…

Iklan
Kategori:Tasawuf

Kajian tembang Gundul Gundul Pacul ..!?

Lagu ” Gundul Gundul Pacul mempunyai filosofi yang dalam……..

Gundul gundul paculcul , gembelengan
Nyunggi nyunggi wakulkul, gembelengan
Wakul ngglimpang segane dadi sak latar…

Gundul adalah kepala plonthos tanpa rambut dan kepala adalah lambang kehormatan, kemuliaan seseorang, rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala maka gundul artinya kehormatan yang tanpa mahkota, sedangkan pacul adalah cangkul yaitu alat petani yang terbuat dari lempeng besi segi empat pacul adalah lambang kawula rendah yang kebanyakan adalah petani.

Gundul pacul artinya bahwa seorang pemimpin sesungguhnya bukan orang yang diberi mahkota tetapi dia adalah pembawa pacul untuk mennyangkul, mengupayakan kesejahteraan bagi rakyatnya. Baca selanjutnya…

Kajian tembang Cublak Cublak Suweng !?

Cublak cublak suweng

Suwenge tinggelenter

Mambu ketundung gudhel

Pak empong lera lere

Sopo ngunyu ndelek ake

Sir, sirpong dele kopong

Sir, sirpong dele kopong

Sopo ngguyu ndelek ake,…

Mungkin arti lagu tersebut adalah seperti ini :

cublak cublak suweng……
kata “cublak” adalah sebuah kata kebiasan atau idium yang digunakan untuk sebuah permainan saling tebak, sedang kata suweng artinya adalah hiasan telinga (bukan anting anting atau giwang) (ayo lah) bermain tebak tebakan (sebuah) informasi yang sangat penting”

Suwenge tinggelenter………..
Seperti diatas suweng artinya adalah sebuah informasi yang penting, tinggelenter artinya adalah banyak tersebar berserakan… jadi kalo digabungkan kedua kata tersebut ditemukan arti : “informasi penting (ini) (sebenarnya) tersebar disegala tempat.” Baca selanjutnya…

Kajian tembang Sluku Sluku Bathok !?

Sluku-sluku bathok

Bathoke ela-elo

Si Rama menyang Sala

Oleh-olehe payung motha

Mak jenthit lolo lobah

Wong mati ora obah

Nek obah medeni bocah

Nek urip goleka dhuwit.

Begitulah bunyi atau syair yang terdapat lagu “SLUKU-SLUKU BATHOK” kalo di lihat dari syairnya secara kata per kata hanya sekedar guyonan atau cuma kata-kata yang sering dijumpai di kehidupan sehari-hari, akan tetapi makna yang terkandung di dalamnya terdapat suatu ajaran yang sangat dalam sebagai petunjuk bagi kita semua untuk selalu ingat kepada yang Maha Kuasa (Allah SWT). Berikut ini artikel tentang makna yang terkandung di dalam lagu Sluku-Sluku Bathok seperti berikut ini: Baca selanjutnya…

Kajian tembang Lir ilir …. !?

Lir ilir lir ilir tandure woh sumilir

Tak ijo royo royo

Tak sengguh penganten anyar

Bocah angon bocah angon penekno blimbing kuwi

Lunyu lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro

Dodotiro dodotiro kumintir bedah ing pinggir

Dondomono jrumatono kanggo seba mengko sore

Mumpung padang rembulane

Mumpung jembar kalangane

Yo surak’0 surak hiyo….

Makna yang terkandung lagu di atas adalah sbb :

Lir-ilir, Lir-ilir…  (Bangunlah, bangunlah)
Tandure woh sumilir…  (Tanaman sudah bersemi)
Tak ijo royo-royo…  (Demikian menghijau)
Tak sengguh temanten anyar…  (Bagaikan pengantin baru)

Makna: Sebagai umat Islam kita diminta bangun. Bangun dari keterpurukan, bangun dari sifat malas untuk lebih mempertebal keimanan yang telah ditanamkan oleh Alloh dalam diri kita yang dalam ini dilambangkan dengan Tanaman yang mulai bersemi dan demikian menghijau. Terserah kepada kita, mau tetap tidur dan membiarkan tanaman iman kita mati atau bangun dan berjuang untuk menumbuhkan tanaman tersebut hingga besar dan mendapatkan kebahagiaan seperti bahagianya pengantin baru. Baca selanjutnya…

Hikayat Sang Pena … !?

Seorang fakir yang sedang dalam perjalanan mencari penerangan melihat secarik kertas dengan coretan-coretan di atasnya.

” Mengapa, ” tanya sang fakir, ” kau menghitami wajahmu yang putih-bersih?”

“Tidak adil kau menuduhku melakukannya,” jawab sang kertas. “Bukan aku yang melakukannya.” “Tanyakanlah kepada sang tinta mengapa dia keluar dari wadahnya, padahal dia cukup tenang berada di dalamnya, dan mengapa dia menghitami wajahku.”

“Kau benar,” kata sang fakir. Lalu dia berpaling kepada sang tinta dan bertanya kepadanya.

“Mengapa kau bertanya kepadaku?” jawabnya, “Aku sedang duduk tenang di dalam wadah tinta dan tidak berpikir untuk keluar, tetapi mata pena yang tajam itu menyorengku, lalu mendorongku keluar dan menaburkanku di atas permukaan sang kertas. Di sana kau dapat melihatku terbaring tak berdaya. Pergilah ke sang pena dan tanyakan kepadanya.” Baca selanjutnya…

Kategori:Tasawuf

Ajaran Shalat Sunan Bonang … !?

Utamaning sarira puniki
Angawruhana jatining shalat
Sembah lawan pamujine
Jatining shalat iku
Dudu ngisa tuwin magerib
Sembahyang araneka
Wenange punika
Lamun arana shalat
Pun minangka kekembanging shalat dhaim
Ingaran tata krama
Endi ingaran sembah sejati
Aja nembah yen tan katingalan
Temahe kasor kulane
Yen sira nora weruh
Kang sinembah ing donya iki
Kadi anulup kaga
Punglune den sawur
Manuke mangsa kenaa
Awekasa amangeran adan sarpin
Sembahe sia-sia Baca selanjutnya…

Kategori:Hikmah