Beranda > Tasawuf > Kaf Nun

Kaf Nun

Resensi Buku : Misteri Kun (Syajaratul Kaun), Doktrin Tentang Person Muhammad SAW

Judul Asli : Syajaratul Kaun dari Hikayah Iblis

Mesir:  Mushthafa Al Babi al Halabi Wa Auladuh, 1941

Penerbit : Risalah Gusti, Surabaya, Juni 2005.

Misteri Kun (Syajaratul Kaun), kitab karangan Ibn A’rabi Maestro asal Spanyol, berisi tentang doktrin tentang pribadi manusia pilihan (Muhammad SAW) dalam hal ini hubungannya dengan Allah SWT, manusia dan alam secara keseluruhan. Disimbolkan semuanya itu dengan “pohon” yang muncul dari sebutir benih kun. Suatu penuturan simbolik yang acapkali ditemukan dalam karya-karyanya. Karena ciri penyampaian secara simbolik yang sulit dipahami dan juga faktor fanatisme para ulama fiqih (jurispruedence) dan kalam yang ortodoks, kemudian mereka membatasi ruang gerak perkembangan pemikiran Ibn Al Arabi dan mereka menganggap sesat dan keluar dari agama Islam.

Allah menciptakan segala sesuatu yang ada di alam raya ini dengan kata “Kun” (wujudlah), dimana dengan kata tersebut Dia mewujudkan segala sesuatu yang diwujudkan, sehingga tidak pernah ada apapun yang wujud ini kecuali keluar dari hakikat yang tersembunyi dari kata “Kun”, sementara tidak ada sesuatupun yang tersembunyi kecuali keluar dari yang selalu terjaga. Allah berfirman :

“Sesungguhnya perkataan Kami terhadap sesuatu apabila kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan “Kun” (wujudlah), maka iapun jadi “wujud”. (QS. An Nahl:40).

Selanjutnya Ibn Arabi membayangkan bahwa alam raya (kaun) atau alam kosmos ini adalah seluruhnya Pohon, sementara pangkal cahayanya berasal dari satu benih kun, dimana huruf kaf (dari katan kun) dikawinkan dengan serbuk benih (Al Waqiah :57) Dari penyerbukan benih itu muncul buah (Sesungguhnya kami menciptakan sesuatu itu menurut ukurannya QS. Al Qamar:49). Dari sini muncul dua dahan yang berbeda dari satu akar yang sama. Akar tersebut adalah AL Iradah (Kehendak), sementara cabangnya adalah AL Qudrah (Kuasa). Nah, dari esensi (jauhar) Kaf muncul dua makna berbeda, yaitu Kesempurnaan (Pada hari ini kusempurnakan agamamu QS. AL Maidah :3) dan Kekufuran “ Maka diantara mereka ada yang beriman dan ada pula yang kufur” . QS. AL Baqoroh : 253),

Sementara dari jauhar esensi Nun akan muncul ketidak tahuan (Nun Nakirah) dan pengetahuan tentang Tuhan (Nun Marifat). Ketika ditampakkan kepada mereka dari Kun ketiadaan pada hukum yang dikehendaki oleh ke Qadiman, maka dia memercikkan sinar kepada mereka, sinar-Nya. Orang yang terkena sinar tersebut, kemudian ia memandang gambaran “pohon kejadian (alam” atau syajaratul Kaun yang tumbuh dari benih Kun, ia akan memiliki kebahagiaan yang ada dalam rahasia kaf-nya seperti gamabaran firman Tuhan “Kalian adalah umat terbaik yang dilahirkan oleh manusia” QS. Ali Imran 110.

Sedangkan perihal pohon digambarkan oleh firman-Nya: “ Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya tegak dan cabangnya (menjulang ke langit) ”. (Q.S. Ibrahim : 24).

Demikian ajaran ringkas Kun, Nya Ibn Arabi.

Sekilas tentang pengarang, Ibnu Arabi terkenal dengan doktrin Wahdatul Wujud, biasa dipanggil : Muhyiddin  ( Penghidup agama ) Ibn Arabi dianggap filsuf atau tokoh sufi paling dibicarakan sepanjang zaman, oleh karenanya mendapat julukan As Syaikh Al Akbar .

Kategori:Tasawuf
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: